Banyak yang mengartikan etika secara berbeda-beda. Disini saya akan mengemukakan apa yang dikatakan oleh Bertens, Etika adalah Nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.
Etika dibedakan menjadi dua:
1. Etika perangai: Kebiasaan yang menggambarkan perangai manusia dalam hidup bermasyarakat di daerah-daerah tertentu, pada waktu tertentu pula.
2. Etika moral: Berkenaan dengan kebiasaan berperilaku baik dan benar berdasarkan kodrat manusia.
Etika mempunyai beberapa arti:
- Etika sebagai ilmu: Apa yang baik dan buruk
- Etika sebagai kode etik: Kumpulan nilai yang berkenaan dengan akhlak
- Etika sebagai sistem nilai: Benar atau salah dianut oleh suatu golongan
- Objek material: dijadikan sasaran pemikiran, suatu hal yang diselidiki, bersifat abstrak
- Objek formal: cara memandang seseorang
- Objek material etika: perilaku yang dilakukan secara sadar
- Objek formal etika: perilaku yang dilakukan secara tidak sadar
- Etika normatif: mempelajari secara kritis dan metodis norma-norma yang ada
- Etika fenomenologis: mempelajari secara kritis dan metodis gejala-gejala moral seperti suara hati kesadaran moral
Perbedaan etika dengan etiket
Sekian tentang etika yang saya dapat hari ini. Semoga dapat bermanfaat. Sekarang saya akan melanjutkan tentang filsafat manusia.
FILSAFAT MANUSIA
Filsafat manusia yaitu menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.
Dalam pelajaran ini kita diajarkan untuk mempelajari tentang diri kita sendiri. Mengetahui dan menyelidiki arti yang ada dalam diri kita. Karena sebagai manusia kita harus bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Boleh saja tidak harus tahu segala hal, tapi sekurang-kurangnya harus mengenal dan mengerti diri sendiri secara mendalam agar dapat mengatur diri dalam hidup ini. Jadi pada intinya di dalam kelas ini kita diajarkan bagaimana mengenal diri sendiri.
Di dalam filsafat manusia ini, yang dibahas ada beragam:mencari kekhasan manusia, pengetahuan manusia, kebebasan, manusia sebagai pesona, kematian dan harapan, dan masih banyak lagi yang bisa kita pelajari tentang diri sendiri.
Kami pun diberikan perkataan dari seorang filsuf yang bernama Max Scheler dan Heidegger, "Tak ada zaman, seperti zaman sekarang di mana manusia menjadi pertanyaan bagi dirinya sendiri atau menjadi problematik bagi dirinya. Tak ada pula masa di mana di tengah kemajuan yang pesat mengenai manusia, manusialah paling kurang tahu tentang dirinya dan tentang identitasnya"
Demikian tentang filsafat manusia serta akhir dari post saya hari ini. Terimakasih sudah mau membaca. :)



Nice post, there are some pictures to ease the material. 88 for you :)
BalasHapusbagus postingannya , lengkap dan disertai gambar . Jadi gampang ngerti .. 90 ya buat kamu :)
BalasHapusudah bagus banget. tapi jangan lupa cantumkan sumbernya yaaa...
BalasHapustingkatkan lagi yaaa....
87 buat kamu...
postnya lengkap :) baguss :) 85 yaa :)
BalasHapuspostingannya bagusss! 90 yaaa ;D
BalasHapuspostingannya bagusss! ada bagan-bagannya juga :D
BalasHapus90 yaa
postingannya bagusss, background nya juga lucu hehehe 88 ya :D
BalasHapussingkat padat jelas ! berguna banget nih blog , enak buat belajar :D 88 buat kamu cans
BalasHapuslove it!! 86!!
BalasHapus