Hari ini saya belajar tentang subjektivisme dan objektivisme pada kelas yang pertama.
Pertama-tama kita mulai dengan subyektivisme. Banyak filsuf yang mengandaikan bahwa satu-satunya hal yang dapat kita ketahui dengan pasti adalah diri kita sendiri dan kegiatan sadar kita. Pengetahuan tentang diri sendiri merupakan pengetahuan langsung. Dalam kenytaan hidup diri sebagai subyek, tetapi juga sebagai pelaku tidak bisa mengandaikan adanya "yang lain" baik sebagai obyek pengetahuan dan kegiatannya maupun sebagai sesama subjek dalam dialog. Lalu, Ada juga beberapa ciri pendekatan subyektivisme:
- menggagas pengetahuan sebagai suatu keadaan mental yang khusus misalnya sejarah
- pengalaman subyektif sebagai titik tolak pengetahuan dari data inderawi diri sendiri
- prinsip subyektif tentang alasan cukup, karena pengalaman bersifat personal
Ada beberapa pendapat dari para tokoh tentang subyektivisme:
1. Decartes
Ketika Descartes berbicara mengenai berpikir, ia tidak bermaksud secara eksklusif pada penalaran saja, tetapi melihat, mendengar, mersa, senang, atau sakit, kehendak masuk dalam kegiatan "berpikir."
Descartes meragukan pengalaman inderawi dalam menjamin kebenaran pengetahuan, termasuk pengetahuan tentang dunia luar kita.
Menurutnya bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa dapat saja secara langsung memunculkan data-data indra dalam kesadaran kita tanpa harus ada "dunia luar" yang mendasarinya.
2. Realisme Epistemologis
berpendapat bahwa kesadaran menghubungkan saya dengan "apa yang lain" dari diri saya
3. Idealisme Epistemologis
berpendapat bahwa setiap tindakan mengetahui berakhir di dalam suatu ide, yang merupakan suatu peristiwa "subyektif murni."
Itu adalah sedikit tentang subjektivisme yang bisa saya rangkum dalam pembelajaran kelas ini. Lalu ada juga objektivisme.
Objektivisme adalah suatu pandangan yang menekankan bahwa butir-butir pengetahuan manusia dari soal yang sederhana sampai teori yang kompleks mempunyai sifat dan ciri yang melampaui keyakinan dan kesadaran individu. Pendukung pandangan ini adalah Popper, Latatos dan Marx.
Ada 3 pandangan dasar dari Objektivisme:
1. Kebenaran itu independen terlepas dari subjektif
2. Kebenaran itu datang dari bukti faktual
3. Kebenaran hanya bisa didasari dari pengalaman inderawi
Objek itu bersifat umum dalam arti bahwa objek yang sama dapat dipersepsikan oleh pengamat yang jumlahnya tidak terbatas. Objek-objek memiliki kualitas-kualitas yang sama seperti yang disajikan kepada persepsi, sehingga tindakan persepsi tidak mengubah sedikitpun objek.
Objek itu juga terbagi jadi 2, yaitu objek umum dan khusus. Objek umum itu data yang daapat ditangkap oleh lebih dari satu indera misalnya gerakan yang dapat dilihat atau diraba. Sedangkan onjek khusus merupakan data yang ditangkap hanya oleh satu indera contohnya adalah warna, bau, dan suara.
Pada kelas ini kami sekelompok disuruh untuk memperagakan sesuatu bersama kelompok tanpa berbicara, hanya menggunakan bahasa tubuh. Lalu kami saling menebak kelompok lain. Tujuannya adalah untuk memerankan kegiatan yang dilakukan subjek-subjek. Itulah yang saya dapat dikelas pertama saya.
Setelah selesai kelas yang pertama, dilanjutkan dengan konfirmasi, inferensi, dan konstruksi teori.
Pertama-tama dimulai dengan konfirmasi. Konfirmasi(confirmation) dimaksud dengan penegasan sesuatu. Dibagi dalam 2 aspek yaitu kuantitatif dan kualitatif.
Untuk memastikan kebenaran, ilmu pengetahuan mengemukakan konfirmasi aspek kuantitatif. Misalnya membuat penelitian dengan mengumpulkan sebanyak mungkin sampel, yang akhirnya membuat suatu kesimpulan yang bersifat umum.
Konfirmasi dibagi menjadi 3 jenis:
1. decision theory: kepastian berdasarkan keputusan "apakah hubungan antara hipotesis dengan fakta punya manfaat aktual?"
2. estimation theory: menetapkan kepastian dengan memberi peluang benar salah melalui konsep probabilitas.
3. reliability theory: menetapkan kepastian dg mencermati stabilitas fakta/evidensi yg berubah2 terhadap hipotesis.
Yang kedua adalah inferensi. Inferensi diartikan sebagai suatu proses penarikan konklusi dari satu atau lebih keputusan (penyimpulan). Penyimpulan bisa berupa “mengakui” atau “memungkiri” suatu kesatuan antara dua pernyataan.
Inferensi juga ada dua jenis yaitu inferensi langsung dan tidak langsung(silogistik).
Inferensi langsung adalah penarikan kesimpulan hanya dari sebuah premis(data, bukti, dasar pemikiran yang menjamin terbentuknya kesimpulan). Sedangkan inferensi tidak langsung adalah penarikan kesimpulan (konklusi) dengan menggunakan dua premis.
Inferensi mempunyai 4 hukum:
1.Kalau premis-premis
benar, maka kesimpulan benar.
2.Kalau premis-premis
salah, maka kesimpulan dapat salah,
dapat kebetulan benar. 3.Bila kesimpulan salah, maka premis-premis juga salah.
4.Bila kesimpulan benar, maka premis-premisnya dapat benar, tetapi dapat juga salah.
Dan yang terakhir adalah Konstruksi Teori. Teori adalah model/kerangka pikiran yg menjelaskan fenomen alami/sosial tertentu.
Konstruksi teori dibangun dengan 2 hal:
1. Abstraksi Generalisasi
2. Deduksi probabilistik dan deduksi apriori
Ada juga beberapa model konstruksi teori yaitu:
1. Model korespondensi: kebenaran sesuatu dibuktikan dengan menemukan relevansinya dengan yang lain.
2. Model koherensi: sesuatu dipandang benar bila sesuai dengan moral tertentu. Model ini digunakan dalam pendekatan fenomenologis.
3. Model paradigmatis: Konsep kebenaran ditata menurut pola hubungan yang beragam, menyederhanakan yang kompleks.
Aliran dalam konstruksi teori juga dibagi menjadi 3:
1. Reduksionisme: teori adalah suatu pernyataan yang abstrak, tidak dapat diamati secara empiris, dan tidak dapat diuji langsung.
2. Instrumentalisme: teori adalah instrumen bagi pernyataan observasi agar terarah dan terkonstruksi.
3.Realisme: teori dianggap benar bila real, secara substantif ada, bukan fiktif.
Itu adalah hal-hal yang saya pelajari tentang pembelajaran hari ini. Dan sebenarnya ada kuliah pengganti hari ini untuk menggantikan hari lain yaitu pembelajaran tentang logika dan critical thinking. Bab itu akan saya tulis di postingan selanjutnya agar tidak terlalu panjang di postingan ini. Terimakasih :)

Sangat jelas dan informasinya sangat membantu. Terima Kasih untuk blognya
BalasHapusBlognya bagus, rapih, dan materinya lengkap sa. Aku kasih nilai 89 yah :)
BalasHapusblognya sudah baguss 89yaa buat kamu
BalasHapusBlognya lengkap ditambah ada foto para tokoh 90 yaaa nilainyaa
BalasHapusBlog'nya rapi dan jelas , 90 ya buat kamu :D
BalasHapus