16 September 2014
Hari ini saya belajar tentang aksiologi dan metafisika. Pertama saya mau ngebahas tentang apa yang saya dapat mengenai pembelajaran tentang aksiologi.
Aksiologi itu berasal dari kata Yunani ‘axios’ yang berarti nilai dan logos yang berarti teori. Aksiologi berarti teori tentang nilai. Aksiologi itu terbagi menjadi tiga, yaitu moral conduct yaitu yg melahirkan disiplin khusus yakni etika. Kedua itu esthetic expresion yaitu melahirkan keindahan atau estetika. Dan yang terakhir itu Sosio political life yg melahirkan filsafat sosiopolitik.
Nah, yang saya dapat pada bahasan aksiologi ini adalah tentang bermacam-macam nilai. Misalnya ada nilai mora, nilai estetika, dan khususnya nilai etika. Karena aksiologi itu adalah bagian dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik dan buruk, benar dan salah, serta tentang cara dan tujuan.
Nilai itu berkaitan dengan fakta. Tapi fakta tidak sama dengan nilai. Nilai itu didasarkan pada suatu fakta. Fakta itu menggambarkan sesuatu yang nyata sedangkan Nilai itu adalah suasana apresiasi yang bisa digambarkan. Jadi sebuah fakta itu akan menghasilkan sebuah nilai, baik itu nilai moral, nilai estetika, nilai kerohanian, dll. Jadi hari ini saya dikumpulkan dalam sebuah kelompok untuk memberikan gambaran nilai-nilai berdasarkan fakta yang ada yaitu tentang Fakultas Psikologi di Untar. Lalu saya dan kelompok saya mempresentasikannya kedepan. itu yang saya dapat tentang aksiologi.
Lalu tentang Metafisika yang diajarkan oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor….
Pengertian metafisika secara umum adalah pembahasan falsafati yg komprehensif mengenai seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada. Metafisika ini juga dibagi jadi bagian, yaitu Metafisika umum (ontologi) dan metafisika khusus yg meliputi: kosmologi, teologi metafisik, filsafat antropologi.
Ontologi ini mempunyai tiga teori, yang pertama itu idealisme yaitu yg tampak nyata dalam alam indrawi hanyalah bayangan dari yang sesungguhnya. Yang kedua itu adalah Materialisme yaitu menolak hal yg tak kelihatan. Ada yang sesungguhnya adalah yg keberadaannya semata-mata material. Realitas ialah alam kebendaan. Yang terakhir itu Dualisme yaitu secara fisik dan tidak terlihat secara fisik.
Lalu ada juga metafisika khusus yaitu teologi metafisik. Ada yg namanya teologi metafisik yaitu membahas eksistensi Allah lepas dari kepercayaan agama. Lalu ada beberapa argumen yang dihanturkan untuk teologi metafisik ini yaitu beberapa contohnya adalah Argumen teleologis: Segala sesuatu ada tujuannya. Seluruh realitas tidak terjadi dengan sendirinya. Pengatur tujuan adalah Tuhan. Argumen moral: Manusia bermoral karena dpt membedakan yang baik dan buruk. Dasar dan sumber moralitas adalah Allah. Lalu dari beberapa tokoh terkemuka juga memberikan beberapa argumen sebagai contohnya adalah argumen dari L. Feuerbach yaitu religi tercipta oleh hakikat manusia sendiri. Allah adalah gambaran keinginan manusia. Allah tak lain dari apa yang diinginkan manusia.
Sekian dari yang saya pelajari hari ini. Terimakasih :)
Hari ini saya belajar tentang aksiologi dan metafisika. Pertama saya mau ngebahas tentang apa yang saya dapat mengenai pembelajaran tentang aksiologi.
Aksiologi itu berasal dari kata Yunani ‘axios’ yang berarti nilai dan logos yang berarti teori. Aksiologi berarti teori tentang nilai. Aksiologi itu terbagi menjadi tiga, yaitu moral conduct yaitu yg melahirkan disiplin khusus yakni etika. Kedua itu esthetic expresion yaitu melahirkan keindahan atau estetika. Dan yang terakhir itu Sosio political life yg melahirkan filsafat sosiopolitik.
Nah, yang saya dapat pada bahasan aksiologi ini adalah tentang bermacam-macam nilai. Misalnya ada nilai mora, nilai estetika, dan khususnya nilai etika. Karena aksiologi itu adalah bagian dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik dan buruk, benar dan salah, serta tentang cara dan tujuan.
Nilai itu berkaitan dengan fakta. Tapi fakta tidak sama dengan nilai. Nilai itu didasarkan pada suatu fakta. Fakta itu menggambarkan sesuatu yang nyata sedangkan Nilai itu adalah suasana apresiasi yang bisa digambarkan. Jadi sebuah fakta itu akan menghasilkan sebuah nilai, baik itu nilai moral, nilai estetika, nilai kerohanian, dll. Jadi hari ini saya dikumpulkan dalam sebuah kelompok untuk memberikan gambaran nilai-nilai berdasarkan fakta yang ada yaitu tentang Fakultas Psikologi di Untar. Lalu saya dan kelompok saya mempresentasikannya kedepan. itu yang saya dapat tentang aksiologi.
Lalu tentang Metafisika yang diajarkan oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor….
Pengertian metafisika secara umum adalah pembahasan falsafati yg komprehensif mengenai seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada. Metafisika ini juga dibagi jadi bagian, yaitu Metafisika umum (ontologi) dan metafisika khusus yg meliputi: kosmologi, teologi metafisik, filsafat antropologi.
Ontologi ini mempunyai tiga teori, yang pertama itu idealisme yaitu yg tampak nyata dalam alam indrawi hanyalah bayangan dari yang sesungguhnya. Yang kedua itu adalah Materialisme yaitu menolak hal yg tak kelihatan. Ada yang sesungguhnya adalah yg keberadaannya semata-mata material. Realitas ialah alam kebendaan. Yang terakhir itu Dualisme yaitu secara fisik dan tidak terlihat secara fisik.
Lalu ada juga metafisika khusus yaitu teologi metafisik. Ada yg namanya teologi metafisik yaitu membahas eksistensi Allah lepas dari kepercayaan agama. Lalu ada beberapa argumen yang dihanturkan untuk teologi metafisik ini yaitu beberapa contohnya adalah Argumen teleologis: Segala sesuatu ada tujuannya. Seluruh realitas tidak terjadi dengan sendirinya. Pengatur tujuan adalah Tuhan. Argumen moral: Manusia bermoral karena dpt membedakan yang baik dan buruk. Dasar dan sumber moralitas adalah Allah. Lalu dari beberapa tokoh terkemuka juga memberikan beberapa argumen sebagai contohnya adalah argumen dari L. Feuerbach yaitu religi tercipta oleh hakikat manusia sendiri. Allah adalah gambaran keinginan manusia. Allah tak lain dari apa yang diinginkan manusia.
Sekian dari yang saya pelajari hari ini. Terimakasih :)
Nice, 80 ok
BalasHapusRapih sekali bacanya jadi enak hahaha 80 yaaa
BalasHapusIni beneran ngerangkum dengan bahasa sendiri nih? Mantap bener deh, hahaha
BalasHapusiyadong. keren kan B)
Hapus